Minggu, 05 Desember 2010

Kompetensi Kepribadian Guru


KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU
            Kompetensi kepribadian merupakan kompetensi yang berkaitan dengan perilaku guru itu sendiri yang kelak harus memiliki nilai-nilai luhur sehingga terpancar dalam perilaku sehari-hari. Guru hendaknya menjadi model masyarakat, model manusia yang memiliki nilai-nilai luhur.Guru dianggap mampu mengaplikasikan sikap pribadi yang dijiwai oleh falsafah Pancasila yang mengagungkan budaya bangsanya ,yang rela berkorban bagi kelestarian bangsa dan negaranya.Dengan demikian pemahaman terhadap kompetensi kepribadian guru harus dimaknai sebagai sesuatu wujud sosok manusia yang utuh.
            Setiap subjek memiliki pribadi yang unik, masing-masing mempunyai ciri dan sifat bawaan serta latar belakang kehidupan.Banyak masalah yang dihadapi oleh siswa, banyak pula minat, kemampuan, motivasi, dan kebutuhan yang harus dipenuhi siswa.Di samping itu, siswa juga memiliki pengalaman dari hidupnya, walaupun dalam bentuk mini.Semuanya yang dimiliki siswa baik itu masalah psikologis siswa ataupun minat, kebutuhan, motivasi, dan kebutuhannya semuanya memerlukan bimbingan guru yang berkepribadian dapat bertindak sebagai pembimbing, penyuluh, dan dapat menolong siswa agar siswa mampu menolong dirinya sendiri.Siswa mampu mengatasi masalah yang dihadapi secara baik.Disinilah letak kompetensi kepribadian guru sebagai pembimbing sekaligus sebagai suri tauladan.
            Guru adalah panutan yang harus digugu dan ditiru dan sebagai contoh pula bagi kehidupan dan pribadi siswanya.Kematangan kepribadian guru dalam membimbing siswa merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang perkembangan siswa dalam menemukan jati dirinya.
            Dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara dalam sistem amongnya yaitu guru harus:Ing ngarso sung tulodo,Ing madya mangun karsa, Tut Wuri Handayani.Artinya bahwa guru harus menjadi contoh dan teladan, membangkitkan motif belajar siswa serta mendorong/memberikan motivasi dari belakang.Dalam arti seorang guru dituntut melalui sikap dan perbuatannyamenjadikan dirinya pola panutan dan ikutan orang-orang yang dipimpinnya.Dalam hal ini adalah siswa-siswi di sekolahnya.Sebagai seorang guru juga dituntut harus mampu membangkitkan semangat berswakarsa dan berkreasi kepada orang-orang yang dibimbingnya serta harus mampu mendorong orang-orang yang diasuhnya, agar berani berjalan di depan dan sanggup bertanggung jawab.
            Guru bukan hanya sebagai pengajar, pelatih, pembimbing, tetapi juga sebagai cermin tempat siswa dapat berkaca.Dalam relasi interpersonal antar guru dan siswa tercipta situasi yang memungkinkan siswa dapat belajar menerapkan yang menjadi contoh dan memberi contoh.Guru mampu menjadi orang yang mengerti siswa dengan segala problematikanya, guru juga harus mempunyai wibawa sehingga siswa segan terhadapnya.Hakikak guru pendidik adalah bahwa ia digugu dan ditiru.
            Dengan demikian, fungsi kompetensi guru adalah memberikan bimbingan dan suri teladan, secara bersama-sama mengembangkan kreatifitas dan membangkitkan motif belajar serta dorongan untuk maju kepada siswa.
           

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar